Berita Terbaru
Berkah Barokah Farm Menjamin Kesehatan Domba Kurban Jelang Idul Adha, Didukung BAZNAS
Menjelang perayaan Idul Adha 1446 H, Kelompok Ternak Berkah Barokah Farm yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, melakukan treatment terakhir untuk memastikan kesehatan 100 ekor domba kurban. Bersama pendamping dan dokter hewan, pemberian vitamin B12 dan ATP diberikan kepada ternak sebagai langkah preventif agar hewan tetap sehat, metabolisme stabil, dan bobotnya mencapai tingkat optimal. Persiapan ini dilakukan dengan serius untuk menjamin bahwa domba-domba yang akan diserahkan sebagai hewan kurban bebas dari penyakit dan siap untuk digunakan dalam ibadah.
Program pemeliharaan domba kurban ini juga tidak terlepas dari dukungan lembaga zakat yang memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). BAZNAS memiliki peran besar dalam memastikan bahwa bantuan untuk mustahik (penerima zakat) disalurkan dengan tepat, termasuk dalam distribusi domba kurban yang sehat. Kerjasama antara BAZNAS dan kelompok ternak seperti Berkah Barokah Farm semakin memperkuat jaringan distribusi hewan kurban yang bermanfaat untuk umat Islam di seluruh Indonesia.
Dengan adanya program ini, tidak hanya kualitas hewan kurban yang terjamin, tetapi juga keberlanjutan usaha ternak yang bermanfaat bagi masyarakat. Program-program yang didukung oleh BAZNAS memberikan peluang bagi kelompok ternak untuk berkembang, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada mustahik yang membutuhkan, khususnya pada momen besar seperti Idul Adha.
BAZNAS senantiasa berupaya memastikan distribusi zakat yang tepat sasaran, dan melalui kerjasama dengan peternak lokal, seperti yang dilakukan oleh Berkah Barokah Farm di Magelang, para mustahik dapat merasakan berkah Idul Adha dengan domba kurban yang sehat dan berkualitas. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat membantu memperkuat perekonomian umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Kontributor: Raeihan Ramadhan
Editor: NOV
BERITA07/05/2025 | Reyhan Ramadhan
BAZNAS Provinsi Bali, FKPJ, dan Komunitas Kemanusiaan Tangani Jenazah Terlantar
Denpasar, 28 April 2025 — Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Bali bergerak cepat dalam aksi kemanusiaan dengan menangani jenazah terlantar bekerja sama dengan Forum Komunikasi Paguyuban Jawa Timur (FKPJ) serta komunitas kemanusiaan seperti Arepas, Berita Gumukmas Korwil Bali, Pasek Korwil Bali dan Sedulur Bakso serta Mokas Jawa Bali (MJB)
Evakuasi jenazah dilakukan terlebih dahulu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Dengan sigap, tim BPBD memindahkan jenazah dari lokasi kos menuju RSUD Wangaya Denpasar untuk proses lebih lanjut.
Setelah evakuasi, BAZNAS Provinsi Bali melalui program BAZNAS Peduli bersama FKPJ dan komunitas-komunitas relawan kemanusiaan mengurus seluruh proses penanganan jenazah mulai dari administrasi rumah sakit, pemulasaraan secara syar'i, hingga proses pemakaman dengan layak dan penuh penghormatan.
Ketua BAZNAS Provinsi Bali, H. Yunus Naim, menyampaikan apresiasinya atas sinergi ini. “Kehadiran FKPJ dan sahabat-sahabat komunitas kemanusiaan menunjukkan bahwa kepedulian sosial ini wujud nyata dari kolaborasi untuk kemanusiaan," ujarnya, di Denpasar, Senin (28/4/2025).
Penanganan dimulai dengan proses administrasi rumah sakit, pemandian dan pengafanan jenazah secara syar'i, hingga pemakaman yang layak. Semua biaya penanganan difasilitasi oleh BAZNAS dan FKPJ serta komunitas kemanusiaan pendukung dan donatur.
Sementara itu, Ketua FKPJ Bali, Anton Wahyudi juga menambahkan, kerja sama lintas komunitas ini menjadi bukti solidaritas sosial yang kuat.
“Kami bahu-membahu tanpa memandang asal daerah. Jenazah ini adalah amanah kita bersama untuk dihormati dan diperlakukan sebaik-baiknya," tuturnya.
Dukungan dari komunitas Arepas, Berita Gumukmas Korwil Bali, Pasek Korwil Bali, dan Sedulur Bakso Bali serta Mokas Jawa Bali (MJB) turut mempercepat koordinasi, khususnya dalam aspek relawan lapangan, logistik, serta dokumentasi untuk kebutuhan administrasi dan pelaporan kepada para donatur.
Kegiatan ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk memastikan hak-hak mustahik, termasuk mereka yang wafat dalam kondisi rentan, tetap terpenuhi dengan bermartabat.
BAZNAS Provinsi Bali bersama seluruh jaringan relawan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong dalam menolong sesama, terlebih dalam situasi darurat seperti penanganan jenazah terlantar, karena berbagi tak menunggu mampu, dan menolong tak menunggu waktu.
Editor: YMK
BERITA30/04/2025 | admin
Potensi Zakat Fitrah Rp 8 T, BAZNAS: Berzakatlah ke Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengungkapkan bahwa potensi zakat fitrah nasional tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp8 triliun, dengan jumlah beras yang dapat terkumpul mencapai ratusan ribu ton. Perhitungan ini didasarkan pada jumlah penduduk Muslim di Indonesia dan harga rata-rata beras medium di setiap provinsi.
Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, baru-baru ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, menyampaikan bahwa potensi zakat fitrah bisa menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara optimal.
"Jika seluruh umat Islam menunaikan kewajiban zakat fitrahnya dengan tertib, kita dapat mengumpulkan sumber daya yang sangat besar untuk membantu mereka yang membutuhkan," ujar Zainulbahar.
Menurutnya, tren pertumbuhan pengumpulan zakat fitrah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata kenaikan lebih dari 20 persen per tahun. Dengan pemanfaatan teknologi digital dan optimalisasi sistem pembayaran zakat, angka penghimpunan tahun ini diperkirakan dapat mencapai lebih dari Rp750 miliar.
"Kami terus mendorong pendekatan digital agar pembayaran zakat semakin mudah diakses oleh masyarakat. Selain itu, kami juga memperketat pengawasan agar dana yang dihimpun benar-benar sampai kepada yang berhak menerimanya," tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menjelaskan bahwa Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan potensi zakat fitrah terbesar. Lima provinsi dengan kontribusi tertinggi adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten, dengan total potensi lebih dari Rp5 triliun.
"Wilayah Indonesia Timur dan Papua memiliki potensi lebih kecil karena jumlah penduduk Muslim yang lebih sedikit serta faktor sosial-ekonomi yang berbeda. Namun, BAZNAS tetap berkomitmen untuk memastikan distribusi zakat yang merata di seluruh Indonesia," jelas Hasbi.
Lebih lanjut, Hasbi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat.
"Kami terus mengembangkan sistem pelaporan dan pengawasan berbasis regulasi serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan zakat benar-benar sampai kepada mustahik," ungkapnya.
BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi agar distribusinya lebih efektif dan tepat sasaran.
"Kami berharap zakat fitrah bukan hanya menjadi kewajiban tahunan, tetapi juga bagian dari solusi sosial untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan umat," pungkas Zainulbahar.
Kontributor: Fikri
Editor: YMK
BERITA31/03/2025 | Fikri
Peserta Beasiswa BAZNAS Ciptakan Inovasi Dakwah Berbasis Digital
Beberapa waktu yang lalu, Nirwan Wahyudi, penerima Beasiswa Riset BAZNAS jenjang Doktoral, berhasil meraih gelar Doktor dengan predikat cumlaude dari UIN Alauddin Makassar. Disertasinya yang berjudul "Pengembangan Prototipe Aplikasi Dakwah Maps di Majene, Sulawesi Barat" menarik perhatian karena inovasinya dalam dakwah digital.
Dakwah Maps adalah aplikasi peta dakwah digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran dakwah. Aplikasi ini menyediakan informasi komprehensif mengenai profil masjid, demografi jemaah, isu-isu prioritas dakwah, serta preferensi organisasi dan paham keagamaan masyarakat setempat. Kepala Kantor Kemenag Majene, Dr. H. Syamsuhri Halim, M.Pd., menyambut baik inovasi ini dan merekomendasikan Dakwah Maps untuk diuji coba di sejumlah masjid percontohan di Majene.
"Dakwah bukan sekadar berkata, tapi juga membaca dan menyentuh realita; bukan hanya menyeru, tapi juga memahami yang dituju; bukan sebatas mengajak umat, tapi juga menggerakkannya kepada maslahat," ujar Nirwan.
BAZNAS terus berkomitmen dalam mendukung riset dan inovasi di bidang keislaman, termasuk dalam pengembangan dakwah digital. Diharapkan, aplikasi Dakwah Maps dapat diimplementasikan secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan dakwah di era modern.
Kontributor : Fikri
Editor : NOV
BERITA26/03/2025 | Fikri
BAZNAS Bertransformasi, Permudah Pembayaran Zakat Digital jadi Cepat dan Praktis
BAZNAS Bertransformasi, Permudah Pembayaran Zakat Digital jadi Cepat dan Praktis
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., mengajak masyarakat untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dengan layanan pembayaran digital yang praktis dan cepat, BAZNAS memastikan dana yang terkumpul dapat tersalurkan secara tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil, terluar, dan kurang beruntung. Ia mengatakan, sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat secara nasional, BAZNAS terus berinovasi dalam memberikan kemudahan bagi para muzaki.
"Saat ini, pembayaran zakat di BAZNAS semakin mudah berkat sistem digital yang terintegrasi. Kami telah bermitra dengan ratusan kanal pembayaran, baik digital maupun konvensional, sehingga mempermudah masyarakat dalam berzakat. Selain itu, dampak dari zakat yang disalurkan juga dapat diukur secara transparan," ujar Rizaludin beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat menunaikan zakat dengan mengakses website resmi baznas.go.id atau menggunakan berbagai platform pembayaran online yang telah bermitra dengan BAZNAS. Untuk memudahkan perhitungan zakat, BAZNAS juga menyediakan fitur kalkulator zakat. Dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi bukan sekadar soal kemudahan, tetapi juga sesuai dengan ajaran Islam yang telah diterapkan sejak zaman Rasulullah SAW.
"Sejak perintah zakat diturunkan pada tahun kedua Hijriyah, Rasulullah SAW mendirikan lembaga amil zakat untuk memastikan pengelolaan dan distribusi zakat dilakukan dengan baik," jelasnya.
Rizaludin juga mengingatkan bahwa penyaluran zakat secara mandiri dapat berisiko, seperti tidak tepat sasaran atau menimbulkan sifat riya (pamer). Oleh karena itu, sistem pengelolaan profesional sangat diperlukan agar zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
"Zakat merupakan instrumen penting dalam pemerataan ekonomi yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel," tambahnya.
Selain memberikan bantuan langsung, BAZNAS juga menjalankan program pendampingan bagi penerima zakat agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Program-program ini tidak hanya berfokus pada kebutuhan konsumtif, tetapi juga memberdayakan mustahik agar lebih sejahtera.
"BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat sebagai sarana pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami menghadirkan berbagai program, seperti beasiswa pendidikan, bantuan biaya kelulusan, Program Rumah Layak Huni, serta distribusi sembako dan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu," ungkap Rizaludin.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, seluruh dana yang dikelola oleh BAZNAS diaudit secara berkala oleh auditor independen, dan laporan keuangannya dapat diakses oleh publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.
"Kepercayaan masyarakat adalah hal utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami selalu memastikan setiap dana yang masuk dikelola dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Rizaludin juga menekankan bahwa dengan berzakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, para muzaki turut berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan yang dijalankan.
"Mungkin tidak semua muzaki memiliki waktu untuk membantu langsung mereka yang membutuhkan. Namun, melalui BAZNAS, siapa pun bisa berpartisipasi dalam aksi kebaikan, bahkan dengan nominal donasi yang kecil sekalipun," jelasnya.
Saat ini, rata-rata penghimpunan zakat di BAZNAS mencapai Rp1,2 triliun per tahun. Menariknya, sekitar 70 persen donatur berasal dari kelompok usia 18–40 tahun, menunjukkan bahwa kesadaran generasi muda terhadap pentingnya zakat semakin meningkat.
"Tren ini merupakan sinyal positif bagi perkembangan filantropi Islam di Indonesia. Semakin banyak anak muda yang peduli dengan zakat dan dampaknya terhadap kesejahteraan sosial," kata Rizaludin.
Rizaludin mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi demi efektivitas dan kebermanfaatan yang lebih luas.
"Mari bersama-sama menyalurkan zakat dengan cara yang lebih aman, lebih baik, dan lebih tepat sasaran. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua dengan keberkahan dan rezeki yang melimpah," tutupnya.
Kontributor : harisi
Editor: Ayu
BERITA24/03/2025 | Harisi
Cahaya Zakat: Ketua BAZNAS Bali Edukasi Masyarakat Lewat Siaran di RRI Denpasar
Denpasar, 25 Februari 2025– Ketua BAZNAS Provinsi Bali, H. Yunus Naim, berkesempatan menyampaikan literasi zakat dalam program siaran dengan tema Cahaya Zakat di RRI Pro 4 Denpasar. Dalam acara yang berlangsung di Studio RRI Denpasar tersebut, beliau mengajak masyarakat untuk memahami peran strategis zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam siaran ini, Ketua BAZNAS Bali menekankan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga solusi untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial. "Zakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik (penerima zakat), terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi produktif. Dengan menunaikan zakat, kita turut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera," ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan berbagai program unggulan BAZNAS Bali, seperti bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu, pemberdayaan UMKM berbasis zakat, serta program pendayagunaan lainnya, seperti Rumah Layak Huni Baznas bagi kaum dhuafa. Selain itu, masyarakat diajak untuk lebih aktif menunaikan zakat melalui layanan digital yang telah disediakan oleh BAZNAS guna mempermudah pembayaran dan distribusi zakat secara tepat sasaran.
Siaran ini mendapatkan respons positif dari pendengar yang turut mengajukan pertanyaan terkait cara menyalurkan zakat dengan benar dan bagaimana zakat bisa membantu meningkatkan perekonomian umat. Ketua BAZNAS Bali menegaskan bahwa dengan kolaborasi dan kesadaran masyarakat, zakat dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, Ketua BAZNAS Bali mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menjadikan zakat sebagai gaya hidup dan menyebarkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. "Semoga dengan program Cahaya Zakat Baznas ini, kita semua bisa lebih peduli dan berbagi kepada sesama demi kehidupan yang lebih sejahtera," tutupnya.
Usai siaran, Yunus bertemu dengan pimpinan dan jajaran RRI Denpasar. Dalam pertemuan tersebut dibicarakan tentang program-program kemaslahatan yang dapat disenergikan antara Baznas dan RRI. Diharapkan melalui sinergi antar dua instansi tersebut masyarakat semakin memahami tentang zakat dan manfaatnya bagi masyarakat.
BERITA09/03/2025 | admin
Pelajar Melek Zakat: Ketua Baznas Provinsi Bali Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
Denpasar, 6 Maret 2025 – Dalam rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan di Madrasah Aliyah (MA) Al-Ma’ruf Denpasar pada 6 Maret 2025, Ketua BAZNAS Provinsi Bali memberikan edukasi dan literasi tentang zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada para siswa-siswi. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran berzakat sejak dini serta memahami peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS Bali menjelaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. “Zakat, infak, dan sedekah adalah instrumen penting dalam Islam untuk menjaga keseimbangan ekonomi dan membantu mereka yang kurang mampu. Dengan berzakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga turut serta dalam membangun solidaritas umat,” ujarnya.
Selain memberikan materi, Ketua BAZNAS juga mengajak para siswa untuk berperan aktif dalam gerakan kebaikan melalui sedekah harian dan infak yang bisa dimulai dari lingkungan sekolah. Para siswa pun antusias mengikuti sesi ini dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan zakat dan distribusinya kepada mustahik.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena memberikan pemahaman baru kepada para siswa tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. Diharapkan, melalui literasi zakat ini, generasi muda semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kedermawanan dalam kehidupan sehari-hari.
BERITA09/03/2025 | admin
Ketua BAZNAS Bali: Dai Berperan Penting dalam Pemberdayaan dan Persatuan Umat
Denpasar, 1 Februari 2025 – Ketua BAZNAS Provinsi Bali menghadiri pelatihan dai yang diselenggarakan oleh Posdai Hidayatullah Bali. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para dai dalam berdakwah serta memperkuat peran mereka dalam membina masyarakat.
Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Wakil Ketua MUI Provinsi Bali, Dr. H. Masrur Makmur, M.Pd, serta jajaran pengurus Hidayatullah dan tim Posdai Hidayatullah Bali. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Bali menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan para dai dalam membangun kesadaran sosial serta meningkatkan kesejahteraan umat melalui dakwah yang berbasis kepedulian.
"Dakwah bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga membangun kepedulian dan memberdayakan umat. BAZNAS siap bersinergi dengan para dai dalam menguatkan peran sosial Islam demi kesejahteraan bersama." ujarn Yunus.
Ketua BAZNAS Provinsi Bali juga menekankan tentang pentingnya seorang dai mempunyai bekal ilmu yang cukup dalam menyampaikan pesan pesan agama yang ramah.
"Seorang dai harus menjadi cahaya bagi umat, menyampaikan kebaikan dengan hikmah dan keteladanan. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat dakwah yang rahmatan lil ‘alamin di Bali."
Sementara Wakil Ketua MUI Provinsi Bali, Dr. H. Masrur Makmur, M.Pd, menyampaikan harapannya agar para dai yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi umat.
"Kami berharap para dai yang mengikuti pelatihan ini tidak hanya semakin mahir dalam menyampaikan dakwah, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Dakwah harus dilakukan dengan penuh hikmah, menebarkan kesejukan, dan membangun persaudaraan di tengah keberagaman," ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat membekali para dai dengan strategi dakwah yang lebih efektif, terutama dalam konteks keberahaman di Bali. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para dai dapat semakin berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih religius, harmonis, dansejahtera.
BERITA09/03/2025 | admin
Pastikan Beras Berkualitas, Ketua BAZNAS Provinsi Bali Lakukan Peninjauan Gudang Bulog
Denpasar, 8 Maret 2025 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bali, H. Yunus Naim, melakukan kunjungan ke gudang Bulog di Kediri Tabanan Bali, Sabtu 8 Maret 2025 untuk memastikan kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat pra-sejahtera di berbagai wilayah Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menjamin penyaluran bantuan pangan yang layak dan berkualitas bagi para mustahik.
Dalam kunjungannya, H. Yunus Naim didampingi oleh perwakilan Bulog dan tim dari BAZNAS Provinsi Bali. Ia meninjau langsung proses penyimpanan, pengemasan, serta standar kualitas beras yang akan digunakan dalam program bantuan sosial.
"Kami ingin memastikan bahwa beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat benar-benar dalam kondisi baik, layak konsumsi, dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan," ujar Yunus Naim.
Program penyaluran beras ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Bali dalam mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat kurang mampu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Bantuan ini direncanakan akan disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Bali, dengan prioritas bagi fakir miskin, kaum dhuafa, serta kelompok rentan lainnya.
Perwakilan Bulog menyampaikan apresiasinya atas kepedulian BAZNAS Bali dalam memastikan kualitas beras sebelum didistribusikan.
"Kami siap berkolaborasi untuk menyediakan beras dengan kualitas terbaik, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar salah satu pejabat Bulog yang turut mendampingi kunjungan tersebut.
Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan bantuan beras dari BAZNAS dapat tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran, sehingga mampu meringankan beban masyarakat pra-sejahtera di Bali. Selain beras, BAZNAS Bali juga terus mengembangkan berbagai program sosial lainnya guna meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA08/03/2025 | admin
Motivasi dan Bimbingan: Mentoring Mahasiswa UNUD Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS di Bali
Denpasar, 13 Oktober 2024 – Bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Bali, acara mentoring bagi mahasiswa Universitas Udayana (UNUD) penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS berlangsung dengan sukses pada hari Minggu, 13 Oktober 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bali, Bapak H. Yunus Naim, Dosen Fakultas Pertanian UNUD, Dr. Ir. Amna Hartiati, M.P., dan Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Badung, Bapak Yusuf Abdullah.
Acara ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa, agar mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi sebagai generasi penerus bangsa. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Bali, H. Yunus Naim, menyampaikan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Kalian adalah harapan masa depan, bukan hanya untuk diri kalian sendiri, tetapi juga untuk masyarakat. Beasiswa ini adalah amanah yang harus dijaga dengan baik, dan kami berharap kalian dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi umat,” ujarnya.
Dukungan akademis juga disampaikan oleh Dr. Ir. Amna Hartiati, M.P., yang memberikan arahan mengenai pentingnya kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan implementasi di lapangan.
“Mahasiswa penerima beasiswa ini diharapkan dapat memanfaatkan ilmunya untuk kebermanfaatan lebih luas, baik di bidang pertanian, sosial, maupun teknologi,” tutur Dr. Amna.
Sementara itu, Yusuf Abdullah, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Badung, menekankan pentingnya mahasiswa memiliki nilai-nilai integritas dan pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS, kami berharap kalian bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bali, khususnya dalam pemberdayaan umat melalui zakat,” jelasnya.Acara mentoring ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, dunia akademis, dan para penerima beasiswa.
Selain mendapatkan arahan dari para pemateri, para mahasiswa juga berkesempatan untuk berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi selama masa perkuliahan, serta merumuskan langkah-langkah untuk lebih aktif berperan dalam program-program sosial BAZNAS.Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS berharap para penerima Beasiswa Cendekia dapat terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berkelanjutan.
BERITA13/10/2024 | admin
BAZNAS Provinsi Bali dan ISTNUBA Tandatangani MoU Kerjasama
Denpasar, Bali – BAZNAS Provinsi Bali dan Institut Sain dan Teknologi Nahdhatul Ulama Bali (ISTNUBA) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerjasama di bidang pendidikan, sosial, dan pengabdian masyarakat. Perjanjian ini ditandatangani pada 11 September 2024, menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.
MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor ISTNUBA, Hj. Azizah Aziz, M.Pd, dan Ketua BAZNAS Provinsi Bali, H. Yunus Naim. Acara penandatanganan berlangsung di kantor Baznas Provinsi Bali , dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari kedua lembaga.
Hj. Azizah Aziz menekankan pentingnya integrasi antara pendidikan dan tanggung jawab sosial. "Kerjasama ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dan masyarakat dengan menjembatani antara ilmu pengetahuan dan aplikasinya di dunia nyata, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para mustahik (penerima zakat)."
Sementara itu, H. Yunus Naim menyoroti visi bersama antara ISTNUBA dan BAZNAS dalam berkontribusi terhadap pembangunan sosial. "Melalui kemitraan ini, kami akan berfokus pada berbagai program, termasuk beasiswa, kolaborasi penelitian, dan kegiatan pengabdian masyarakat yang sejalan dengan misi zakat untuk kemandirian sosial dan ekonomi."
Penandatanganan MoU ini menjadi landasan bagi proyek-proyek kolaboratif di masa depan yang bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas di Bali, terutama melalui inisiatif pendidikan yang inovatif dan program pemberdayaan berbasis zakat. Kedua institusi optimis bahwa kerjasama ini akan berdampak signifikan pada perkembangan daerah, khususnya dalam mendukung kelompok-kelompok yang kurang beruntung.
Acara penandatanganan ditutup dengan diskusi tentang langkah-langkah konkret yang akan diambil segera untuk mengimplementasikan program-program yang telah disepakati, yang mencerminkan komitmen bersama untuk memberikan perubahan positif dan berkelanjutan.
BERITA11/09/2024 | admin
BAZNAS Provinsi Bali dan Kementrian PUPR Tinjau Lokasi Penerima Program Rumah Layak Huni di Buleleng
Buleleng, 4 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bali bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peninjauan lokasi calon penerima manfaat Program Rumah Layak Huni pada Rabu, 4 September 2024, di Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pihak penting, termasuk Ketua Baznas Provinsi Bali, H. Yunus Naim dan tim, perwakilan dari Kementerian PUPR, serta Perbekel Desa Banjarasem, Made Sirsa, yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Program Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat kurang mampu, terutama dalam penyediaan hunian yang layak dan sehat. Program ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara lembaga pemerintah dan non-pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Bali menyampaikan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, untuk memaksimalkan dampak program zakat yang disalurkan. "Program ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dalam membangun masyarakat yang sejahtera," ujar beliau.
Perbekel Desa Banjarasem, Made Sirsa, mengungkapkan apresiasinya atas kepedulian Baznas dan Kementerian PUPR terhadap warganya. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat desa Banjarasem.
Peninjauan lapangan ini menandai tahap penting dalam proses assasment penerima manfaat dan monitoring program, yang diharapkan dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Baznas Provinsi Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program-program kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui Rumah Layak Huni, guna menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat Bali
BERITA06/09/2024 | admin
Zakat Sebagai Pilar Kemerdekaan Ekonomi: BAZNAS Susun Strategi Penguatan di Rakorwil Bali
Kuta, 23 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemerdekaan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi zakat. Hal ini menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diadakan di Grand Mega Hotel, Bali, yang melibatkan lima provinsi yaitu Bali, Aceh, Sulawesi Tengah, Banten, dan Sumatra Utara.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Bali, I Gede Dewa Mahendra Putra, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Drs. I Komang Kusumaedi, M.Si., serta DEPUTI I Bidang Penghimpunan M. Arifin Purwakananta. Kehadiran para tokoh penting ini menandai urgensi dari pembahasan mengenai perencanaan strategis untuk mencapai kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Prof. Zainulbahar Noor menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen ekonomi yang memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks. "Kemerdekaan ekonomi yang sejati dapat dicapai ketika kita mampu memaksimalkan potensi zakat di setiap daerah. Melalui pengelolaan yang modern dan terintegrasi, zakat dapat menjadi pilar utama dalam mengurangi ketimpangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Rakorwil ini juga membahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan potensi daerah dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat. Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, menekankan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda, yang harus diakomodasi dalam perencanaan zakat. "Dengan memahami dan mengoptimalkan potensi lokal, kita dapat memastikan bahwa zakat tidak hanya terkumpul secara optimal, tetapi juga didistribusikan dengan tepat untuk memberdayakan masyarakat di setiap wilayah," jelasnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Bali, I Gede Dewa Mahendra Putra, menyampaikan dukungannya terhadap BAZNAS dalam memajukan ekonomi daerah melalui zakat. "Pemerintah Provinsi Bali mendukung upaya BAZNAS dalam memperkuat kelembagaan zakat. Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan BAZNAS akan menghasilkan kebijakan dan program yang dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya Bali dan provinsi peserta rakorwil ini," kata Mahendra.
Rakorwil ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan diimplementasikan dalam perencanaan zakat nasional 2025. Salah satunya adalah memperkuat sinergi antar BAZNAS dan pemerintah daerah maupun pemangku kebijakan liannya untuk menciptakan ekosistem zakat yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat juga menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan zakat.
Dengan tema "Kemerdekaan Ekonomi melalui Zakat: Mengoptimalkan Potensi Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat," Rakorwil ini diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat bagi pengembangan strategi zakat di masa mendatang, sehingga zakat dapat benar-benar menjadi alat pemersatu dan penggerak ekonomi di Indonesia.
BERITA23/08/2024 | admin
BAZNAS Provinsi Bali Salurkan Beasiswa Program Bali Cerdas
Denpasar, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Melalui program “Bali Cerdas”, BAZNAS menyalurkan beasiswa kepada siswa-siswa berprestasi kurang mampu di tingkat sekolah menengah dan mahasiswa perguruan tinggi.
Penyaluran beasiswa ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa di Bali untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Harapannya, para penerima beasiswa dapat menjadi generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Salah satu penerima beasiswa, Irul, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Beasiswa ini sangat berarti bagi saya. Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa lebih fokus pada studi saya,” ungkapnya.
BERITA06/08/2024 | admin
Semangat Inklusi BAZNAS Warnai Setiap Jumat NGROMBO
Denpasar – Sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat di Kantor Kesbangpol Provinsi Bali, NGROMBO selalu menyajikan suasana yang hangat dan penuh makna.
Pada acara Ngrombo ke-44 kali ini dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala Renon, pada 02 Agustus 2024 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang dikenal aktif dalam penyaluran zakat,infak dan sedekah, kembali hadir dengan berbagai program menarik. Daiantaranya ada berbagi buku gratis, kopi gratis, layanan UMKM, berbagi paket logistik berupa bahan makanan pokok kepada veteran, dan stand Baznas menjadi pusat perhatian pengunjung dengan berbagai informasi dan layanan yang bermanfaat, khususnya literasi dan edukasi seputar BAZNAS dan Zakat.
Sejumlah komunitas masyarakat seperti Gledek (Gerakan Lebih Dekat) dan Majlis Ta'lim AlHidayah Gunung Agung juga ikut serta dalam kegiatan ini. Bersama-sama, mereka memberikan bantuan dan perhatian kepada para veteran yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa.
Pj. Gubernur Bali, Irjen Pol. (Purn) Drs. Sang Made Mahendra Jaya, M.H., yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh pihak. "Kegiatan Ngrombo ini membuktikan bahwa kita sebagai bangsa memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama," ungkapnya.
Pj. Gubernur Bali, berharap kegiatan Ngrombo dapat terus berlangsung dan melibatkan lebih banyak pihak. "Ngrombo bukan hanya sekadar acara rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial," ujarnya.
Apresiasi atas kinerja dan partisipasi aktif BAZNAS Provinsi Bali juga disampaikan oleh PJ Gubernur dan berharap agar BAZNAS dapat terus meningkatkan perannya dalam pembangunan masyarakat.
“Saya berharap Baznas dapat terus berbagi kepada masyarakat sebagai lembaga yang inklusif,” tegas Pj. Gubernur saat mengunjungi Stand BAZNAS.
Ketua BAZNAS Provinsi Bali, H. Yunus Naim menyanpaikan terima kasih kepada Pj. Gubernur dan Badan Kesbangpol yang telah melibatkan BAZNAS dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan seraya berharap agar sinergi dan kolaborasi program dengan pemerintah dan stakeholder yang selama ini sudah terjain baik dapat terus ditingkatkan.
BERITA06/08/2024 | admin
Zmart BAZNAS: Solusi Cerdas Berdayakan Mustahik
Denpasar – Kolaborasi yang kuat antara Baznas dan para mustahik telah melahirkan inovasi yang luar biasa, yaitu program Zmart. Melalui program ini, Baznas tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membekali para mustahik dengan keterampilan bisnis yang dibutuhkan untuk mengelola toko mereka, seperti pelatihan manajemen bisnis, pengelolaan keuangan, dan pengembangan produk
Program Zmart yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuktikan diri sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi yang efektif. Zmart tidak hanya sekadar toko kelontong biasa, tetapi merupakan bagian dari upaya Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik atau penerima manfaat zakat, infak dan sedekah.
Dengan dukungan dari Baznas, puluhan outlet Zmart kini telah tersebar di Denpasar Bali, menjadi bukti nyata bahwa kerjasama yang baik dapat menghasilkan perubahan yang signifikan bagi masyarakat.
BERITA06/08/2024 | admin
Kanwil Kemenag Bali Jalin Kerja Sama dengan Baznas untuk Tingkatkan Pengelolaan Zakat
Denpasar, 23 Juli 2024 - Baznas Provinsi Bali menerima kunjungan dari Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Dr. H. Abu Siri, M.Ag. Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua Baznas Provinsi Bali, H. Yunus Naim beserta Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan H. Eddy Faizal, dan Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Ahmad Ansor.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Baznas Provinsi Bali dan Kanwil Kemenag Provinsi Bali dalam rangka meningkatkan pengelolaan zakat di wilayah Provinsi Bali. Kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya berzakat melalui lembaga pemerintah, pengembangan sistem penghimpunan zakat yang lebih modern dan efisien serta peningkatan kualitas penyaluran zakat kepada mustahik yang tepat sasaran.
Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali mengapresiasi kinerja Baznas Provinsi Bali dalam mengelola zakat di wilayah Provinsi Bali. Beliau berharap agar Baznas Provinsi Bali dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menjadi lembaga pengelola zakat yang terpercaya dan profesional.
Ketua Baznas Provinsi Bali menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan dari Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Beliau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja Baznas Provinsi Bali dan menjadikan zakat sebagai instrumen yang efektif untuk membantu masyarakat miskin dan meningkatkan kesejahteraan umat di Provinsi Bali.
BERITA23/07/2024 | admin
Semarak Lebaran Yatim di Bali: Kanwil Kemenag dan Baznas Salurkan 5.000 Paket Bingkisan
Denpasar, 16 Juli 2024 - Dalam rangka menyambut Bulan Muharram 1446 H sebagai hari raya anak yatim, Kanwil Kemenag Provinsi Bali berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Bali dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk menyelenggarakan program Lebaran Yatim. Program ini merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang terhadap anak-anak yatim piatu di Bali dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Lebaran Yatim: Membawa Kebahagiaan dan Semangat Baru
Kanwil Kemenag Provinsi Bali menargetkan penyaluran 5.000 paket bingkisan anak yatim secara bertahap selama Muharram melalui Baznas Provinsi Bali. Paket bingkisan ini berisi berbagai kebutuhan pokok, uang tunai dan kebutuhan alat sekolah.
"Lebaran Yatim merupakan program dari Kemenag RI yang bertujuan untuk membantu dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu di seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Bali," ujar Kepala Kantor Kanwil Kemenag Provinsi Bali, dr. Komang Sri Marhaeni, S.Ag, M.Si. "Di Bali, kami berkolaborasi dengan Baznas dan LAZ untuk mendistribusikan paket bingkisan ini kepada anak-anak yatim yang membutuhkan."
Sinergi Kolaborasi Penuh Makna
Ketua Baznas Provinsi Bali, H. Yunus Naim, menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kolaborasi ini. Beliau berharap program Lebaran Yatim ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi anak-anak yatim piatu di Bali.
"Kami dari Baznas Provinsi Bali sangat bersyukur dapat berkolaborasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Bali dan LAZ dalam menyelenggarakan program ini," ujar H. Yunus Naim. "Semoga program ini dapat meringankan beban anak-anak yatim piatu dan memberikan mereka semangat untuk terus maju dalam kehidupan."
Semangat Kebersamaan dan Peduli Sesama
Program Lebaran Yatim ini merupakan contoh nyata semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Kolaborasi antara Kanwil Kemenag, Baznas, dan LAZ diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak-pihak lain untuk turut membantu anak-anak yatim piatu di Bali.
"Mari kita bersama-sama membantu anak-anak yatim piatu agar mereka dapat merasakan kebahagiaan dan semangat baru dalam hidup mereka," ajak H. Yunus Naim.
BERITA16/07/2024 | admin
Baznas dan Kesbangpol Borong Hasil Panen Petani dan Bagikan Paket Logistik Keluarga di Kintamani
Kintamani, Bangli – 14 Juli 2024 – Baznas Provinsi Bali, Kesbangpol, dan berbagai ormas di Bali bersinergi membantu para petani kurang mampu di Kintamani, Bangli. Bantuan ini tidak hanya berupa pembelian hasil panen mereka dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran, tetapi juga pembagian sembako untuk warga kurang mampu di desa Sukawana, Kintamani, Bangli.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Bali, H. Yunus Naim, dan Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Drs. I Komang Kusumaedi . H. Yunus Naim dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Baznas untuk membantu meringankan beban para petani dan warga kurang mampu.
"Kita tahu bahwa harga hasil panen saat ini sedang anjlok. Hal ini tentu saja membuat para petani, terutama yang kurang mampu, menjadi semakin sulit," ujar H. Yunus Naim wawancara di Kantor Baznas yang baru di Jalan Mahendaradatta 9 C Denpasar.
"Oleh karena itu, Baznas bersama Badan Kesbangpol dan ormas lainnya berinisiatif untuk membeli hasil panen mereka dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran. Selain itu, kami juga membagikan sembako kepada warga kurang mampu di desa Sukawana," tambahnya.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para petani dan warga desa Sukawana. Mereka sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Baznas, Kesbangpol, dan ormas lainnya.
"Terima kasih banyak atas bantuannya. Ini sangat berarti bagi kami," kata salah seorang petani.
"Bantuan sembako ini sangat membantu kami, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini," kata salah seorang warga desa Sukawana.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para petani kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan meringankan beban warga kurang mampu di desa Sukawana.
BERITA14/07/2024 | admin
Lebaran Yatim, BAZNAS Provinsi Bali Bersama Masyarakat Bantu Anak Yatim dan Dhuafa
Lebaran Yatim, BAZNAS Provinsi Bali Bersama Masyarakat Bantu Anak Yatim dan Dhuafa
Denpasar – Dalam suasana penuh haru, BAZNAS Provinsi Bali menggelar acara berbagi kasih bersama puluhan anak yatim dan warga dhuafa di TPA Alhijrah Monang Maning, Denpasar, pada Sabtu (13/7). Kegiatan sosial ini bertujuan untuk meringankan beban dan memberikan semangat bagi mereka yang membutuhkan.
Selain anak yatim, warga dhuafa di sekitar TPA Alhijrah juga turut menerima manfaat dari kegiatan ini. Mereka mendapatkan paket bantuan logistik yang berisi sembako dan kebutuhan sehari-hari.
Acara ini semakin meriah dengan kehadiran kelompok pengajian Ibu-ibu Alhijrah dan PT. Best Bali, distributor produk herbal. Kolaborasi ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sesama.
"Kami ingin terus membangun semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, membantu warga kurang mampu dan berbagi bahagia dengan anak yatim di momen Muharram sebagai bulan Lebaran Yatim" ungkap H. Yunus Naim, Ketua Baznas Provinsi Bali.
"Acara ini juga sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah Allah berikan dan bagi yang ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat kurang mampu khususnya anak yatim bersama Baznas, dapat datang langsung ke kantor Baznas di Jl. Mahendradatta 9C Denpasar atau melalui kanal digital Baznas Provinsi Bali.” Tambah Yunus lebih lanjut.
BERITA13/07/2024 | admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Bali.
Lihat Daftar Rekening →