Berita Terkini
Mahasiswa Polines Semarang Kunjungi BAZNAS Bali, Gali Strategi Pengelolaan ZIS di Tengah Keberagaman
DENPASAR, 26 Agustus 2026 - Sebanyak 60 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) dari Program Studi Perbankan Syariah dan Akuntansi Syariah mengunjungi Kantor BAZNAS Provinsi Bali, Rabu (26/8/2026). Kunjungan yang didampingi dosen pembimbing tersebut diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Bali.
Kunjungan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Bali, khususnya dalam konteks masyarakat yang multikultural dengan umat Muslim sebagai kelompok minoritas.
Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Provinsi Bali H. Yunus Naim menjelaskan berbagai dinamika pengelolaan ZIS, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan untuk membantu dan memberdayakan masyarakat yang membutuhkan.
Diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa antusias menggali strategi penghimpunan ZIS, tantangan pengelolaan zakat di Bali, serta peran BAZNAS dalam menghadirkan kemanfaatan dan membangun kepedulian sosial di tengah keberagaman.
“Kita ingin mahasiswa melihat bahwa zakat bukan sekadar tentang angka yang dihimpun, tetapi tentang amanah, kepercayaan, dan manfaat yang sampai kepada masyarakat,” jelas Ketua BAZNAS Provinsi Bali.
Selain pembelajaran, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama antara BAZNAS Provinsi Bali dan Polines dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan pengalaman bahwa ZIS dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat di tengah keberagaman masyarakat.
Admin
08/09/2026 | Admin
Sinergi BAZNAS Bali dan Kemenag Perkuat Kampung Zakat serta Tata Kelola LAZ
Denpasar, 8 September 2026 - Zakat tidak hanya tentang menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga bagaimana dana umat mampu menjadi kekuatan pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu fokus pertemuan BAZNAS Provinsi Bali bersama Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak membahas penguatan Program Kampung Zakat sebagai upaya menghadirkan pengelolaan zakat yang lebih dekat dengan masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendorong potensi zakat menjadi instrumen pemberdayaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat penerima.
Selain Kampung Zakat, pertemuan juga membahas penguatan tata kelola Lembaga Amil Zakat (LAZ), termasuk rapat pleno terkait perpanjangan LAZ Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan lembaga pengelola zakat memiliki tata kelola yang profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua BAZNAS Provinsi Bali H. Yunus Naim menyampaikan bahwa sinergi dengan Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem zakat yang semakin kuat di Bali.
"Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada koordinasi kelembagaan, tetapi dapat melahirkan program yang benar-benar memberikan manfaat dan mendorong kemandirian masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali menekankan pentingnya kolaborasi dan penguatan kelembagaan dalam pengelolaan zakat. Keberadaan BAZNAS dan LAZ diharapkan dapat saling menguatkan dalam meningkatkan kepercayaan serta partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS, Kementerian Agama, dan lembaga amil zakat. Dengan sinergi yang semakin solid, pengelolaan zakat di Bali diharapkan mampu berkembang dari sekadar bantuan sosial menjadi kekuatan pemberdayaan yang menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
08/09/2026 | Admin
Kebaikan Tak Mengenal Jarak, BAZNAS Bali Antarkan Pasien Pulang ke Lampung Timur
DENPASAR, 7 September 2026 - Kepedulian tidak mengenal batas wilayah. BAZNAS Provinsi Bali memfasilitasi pemulangan seorang pasien dari Denpasar, Bali, menuju Lampung Timur, Provinsi Lampung, sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pemulangan tersebut dilakukan setelah adanya permohonan bantuan dari pihak keluarga yang berharap pasien dapat kembali ke daerah asal dan berkumpul bersama keluarga. Menyikapi kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Bali berupaya memberikan pendampingan dan memfasilitasi proses perjalanan hingga pasien tiba di Lampung Timur.
Bagi BAZNAS Provinsi Bali, bantuan kemanusiaan bukan semata tentang memberikan materi, tetapi juga menghadirkan kepedulian pada saat seseorang berada dalam kondisi sulit. Kepulangan ke daerah asal menjadi bagian penting agar pasien dapat memperoleh dukungan dan pendampingan dari keluarga.
Perjalanan dari Denpasar menuju Lampung Timur menjadi wujud bahwa nilai kemanusiaan dapat melampaui jarak dan batas daerah. Melalui program bantuan kemanusiaan, BAZNAS berupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak merasa berjalan seorang diri dalam menghadapi situasi sulit.
“Bagi kami, membantu bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi bagaimana seseorang yang sedang menghadapi kesulitan dapat merasa diperhatikan dan didampingi. Semoga perjalanan ini menjadi jalan kebaikan dan pasien dapat kembali bersama keluarga dengan aman,” ujar H. Yunus, Ketua BAZNAS Provinsi Bali.
BAZNAS Provinsi Bali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung proses pemulangan, baik dalam koordinasi, pendampingan, maupun berbagai kebutuhan selama perjalanan. Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak menjadi bagian penting sehingga proses pemulangan dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu. Ini adalah kebaikan yang dilakukan bersama. Semoga setiap bantuan, waktu, tenaga, dan perhatian yang diberikan menjadi amal kebaikan serta membawa manfaat bagi pasien dan keluarganya,” ungkap Yunus
Pemulangan pasien ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Bali dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat dan kemanusiaan.
BAZNAS Provinsi Bali berharap kepedulian semacam ini dapat terus tumbuh melalui sinergi antara lembaga zakat, masyarakat, dan berbagai pihak. Sebab, kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, kebaikan hadir dalam bentuk sederhana: mengantarkan seseorang pulang kepada keluarganya.
Admin
07/09/2026 | Admin
BAZNAS TV
Sedekah Subuh, Membuka Pintu Rezeki
Penulis: admin
Jangan Lewatkan Sedekah di Hari Jumat melalui BAZNAS
Penulis: admin
