Berita Terkini
Bali Bersatu, Zakat Melaju: BAZNAS Bali Matangkan Persiapan Rakorda
DENPASAR, 10 September 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bali mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) melalui rapat virtual pada Kamis, 10 September 2026.
Rapat yang digelar melalui Zoom Meeting tersebut diikuti jajaran BAZNAS Provinsi Bali dan seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Pertemuan ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi, sekaligus membahas agenda, materi, serta berbagai aspek teknis pelaksanaan Rakorda.
Dengan semangat “Bali Bersatu, Zakat Melaju”, Rakorda akan menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pengelolaan zakat serta merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat di Bali agar semakin optimal dan berdampak bagi masyarakat.
Persiapan Rakorda juga menjadi bagian dari konsolidasi BAZNAS Bali menjelang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS. Berbagai hasil evaluasi dan aspirasi dari BAZNAS kabupaten/kota diharapkan dapat menjadi bahan penguatan kontribusi Bali dalam gerakan zakat nasional.
Semangat “Bali Bersatu, Zakat Melaju”, BAZNAS se-Bali terus memperkuat sinergi untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
10/09/2026 | Admin
Mahasiswa Polines Semarang Kunjungi BAZNAS Bali, Gali Strategi Pengelolaan ZIS di Tengah Keberagaman
DENPASAR, 26 Agustus 2026 - Sebanyak 60 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) dari Program Studi Perbankan Syariah dan Akuntansi Syariah mengunjungi Kantor BAZNAS Provinsi Bali, Rabu (26/8/2026). Kunjungan yang didampingi dosen pembimbing tersebut diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Bali.
Kunjungan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Bali, khususnya dalam konteks masyarakat yang multikultural dengan umat Muslim sebagai kelompok minoritas.
Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Provinsi Bali H. Yunus Naim menjelaskan berbagai dinamika pengelolaan ZIS, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan untuk membantu dan memberdayakan masyarakat yang membutuhkan.
Diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa antusias menggali strategi penghimpunan ZIS, tantangan pengelolaan zakat di Bali, serta peran BAZNAS dalam menghadirkan kemanfaatan dan membangun kepedulian sosial di tengah keberagaman.
“Kita ingin mahasiswa melihat bahwa zakat bukan sekadar tentang angka yang dihimpun, tetapi tentang amanah, kepercayaan, dan manfaat yang sampai kepada masyarakat,” jelas Ketua BAZNAS Provinsi Bali.
Selain pembelajaran, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama antara BAZNAS Provinsi Bali dan Polines dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan pengalaman bahwa ZIS dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat di tengah keberagaman masyarakat.
Admin
08/09/2026 | Admin
Sinergi BAZNAS Bali dan Kemenag Perkuat Kampung Zakat serta Tata Kelola LAZ
Denpasar, 8 September 2026 - Zakat tidak hanya tentang menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga bagaimana dana umat mampu menjadi kekuatan pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu fokus pertemuan BAZNAS Provinsi Bali bersama Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak membahas penguatan Program Kampung Zakat sebagai upaya menghadirkan pengelolaan zakat yang lebih dekat dengan masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendorong potensi zakat menjadi instrumen pemberdayaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat penerima.
Selain Kampung Zakat, pertemuan juga membahas penguatan tata kelola Lembaga Amil Zakat (LAZ), termasuk rapat pleno terkait perpanjangan LAZ Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan lembaga pengelola zakat memiliki tata kelola yang profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua BAZNAS Provinsi Bali H. Yunus Naim menyampaikan bahwa sinergi dengan Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem zakat yang semakin kuat di Bali.
"Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada koordinasi kelembagaan, tetapi dapat melahirkan program yang benar-benar memberikan manfaat dan mendorong kemandirian masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali menekankan pentingnya kolaborasi dan penguatan kelembagaan dalam pengelolaan zakat. Keberadaan BAZNAS dan LAZ diharapkan dapat saling menguatkan dalam meningkatkan kepercayaan serta partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS, Kementerian Agama, dan lembaga amil zakat. Dengan sinergi yang semakin solid, pengelolaan zakat di Bali diharapkan mampu berkembang dari sekadar bantuan sosial menjadi kekuatan pemberdayaan yang menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
08/09/2026 | Admin
BAZNAS TV
Sedekah Subuh, Membuka Pintu Rezeki
Penulis: admin
Jangan Lewatkan Sedekah di Hari Jumat melalui BAZNAS
Penulis: admin
